Viva Persija - ||Next Match | Persijap Jepara VS Persija Jakarta | Rabu, 16 April 2014 | Std, Gelora Bumi Kartini, Jepara | Kick Off 19.00 WIB | Live | PENONTON ||
News Update :

Persija Jakarta Takluk Dikandang

Wednesday, 5 June 2013

 Ismed Sofyan & Boaz Solossa - Persija & Persipura (GOAL.com/Antara)


Ambisi Persija Jakarta untuk mematahkan rekor tanpa terkalahkan Persipura Jayapura tidak terwujud setelah dipaksa menelan kekalahan 3-2 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (4/6) malam WIB.

Kegagalan mendulang angka penuh ini membuat Persija tertahan di peringkat ke-11 dengan koleksi nilai 25 dari 23 pertandingan. Sedangkan Persipura tetap berada di puncak klasemen dengan poin 57, atau unggul sembilan angka dari rival terdekatnya Arema Indonesia.

Di pertandingan ini, pelatih Persija Benny Dolo yang berambisi mematahkan rekor tak terkalahkan tim Mutiara Hitam menurunkan Emmanuel Kenmogne yang sudah pulih dari cedera. Kenmogne diduetkan dengan Lam Hok Kei untuk menggedor pertahanan Persipura dalam skema 4-4-2.

Sedangkan pelatih Persipura Jacksen F Tiago menurunkan susunan pemain terbaiknya. Zah Rahan yang sebelumnya memperkuat Liberia sudah kembali bergabung bersama tim, dan dimainkan sebagai starter.

Babak pertama

Duel antara Persija dan Persipura ini disaksikan gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, dan mantan gubernur Sutiyoso. Persipura langsung melakukan tekanan ke pertahanan Persija sejak pluit kick-off ditiupkan wasit. Serangan yang dilakukan Persipura hampir saja membuahkan gol ketika laga baru berjalan satu menit. Beruntung Johan Alfarizi bisa menyundul bola yang mengarah ke gawang hasil tendangan Patrich Wanggai.

Persija mendapat tekanan bertubi-tubi dari tim tamu di awal laga. Bahkan, Zah Rahan sudah membawa tim Mutiara Hitam sudah membuka keunggulan ketika saat laga memasuki menit keempat melalui tendangan Zah Rahan dari luar kotak penalti. Bola sempat membentur sudut atas kiri gawang Galih Sudaryono sebelum masuk ke dalam gawang.

Tuan rumah yang kecolongan melalui gol Zah Rahan mencoba melakukan tekanan untuk menyamakan kedudukan. Namun upaya mereka menemui ganjalan, karena solidnya barisan pertahanan Persipura.

Upaya Persija menyamakan kedudukan membuahkan hasil di menit kesepuluh. Berawal dari tusukan Lam Hok kei, bola kemudian dilepas ke kotak penalti Persipura, dan langsung disambar tendangan first time Emmanuel Kenmogne yang tak bisa dibendung Yoo Jae Hoon.

Pertarungan antara Persija dan Persipura mulai imbang. Tim tamu yang sempat menggeber pertahanan tuan rumah terlihat lebih berhati-hati, supaya tidak kecolongan. Kendati demikian, tidak ada peluang yang membahayakan bagi gawang masing-masing lawan.

Selepas laga berjalan setengah jam, Persipura mulai menguasai permainan, dan memaksa Persija memperkuat pertahanan. Hanya saja, serangan yang dibangun tim besutan Jacksen F Tiago dapat dipatahkan barisan belakang Persija.

Kendati melakukan tekanan bertubi-tubi ke pertahanan Persija, para punggawa Persipura gagal memaksimalkan peluang yang mereka miliki. Bahkan menjelang babak pertama usai, Persija berbalik unggul melalui sundulan Kenmogne menyambut umpan silang Ismed Sofyan dari sisi kiri pertahanan Persipura.

Babak kedua

Persija dan Persipura sudah memperagakan permainan agresif di babak kedua. Persipura yang mencoba menyamakan kedudukan lebih dulu mengambil inisiatif serangan, tapi tidak membuahkan hasil.

Sebaliknya, Persija nyaris saja memperlebar keunggulan mereka di menit ke-49. Menyambut bola sepak pojok, Kenmogne menanduk si kulit bundar, tapi mengenai mistar gawang tim tamu.

Persipura akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-53 yang lahir dari kemelut di depan gawang Persija. Menerima umpan dari sisi kanan pertahanan Persija, Ruben Sanadi menanduk bola untuk menaklukkan Galih Sudaryono.

Ditariknya M Ilham, dan masuknya Robertino Pugliara saat laga berjalan satu jam membuat Persipura memanfaatkan sektor kiri tuan rumah untuk melakukan tekanan. Beberapa kali serangan yang dibangun dari sektor tersebut mampu mengancam pertahanan Persija.


 Persija yang berusaha keluar dari tekanan Persipura mengalami kesulitan untuk mengembangkan permainan. Serangan yang mereka bangun dengan mudah dipatahkan para pemain lawan sebelum mendekati kotak penalti.

Pemain pengganti Ferinando Pahabol yang masuk menggantikan Ian Louis Kabes tampil sebagai bintang Persipura. Tendangan keras Pahabol menyambut bola muntah hasil sepak pojok membobol gawang Galih di menit ke-87.

Selang satu menit kemudian, Lukas Mandowen nyaris saja memperlebar keunggulan Persipura. Tapi bola sepakannya masih membentur mistar gawang. Skor 3-2 ini bertahan hingga pluit panjang ditiupkan wasit.

Berikut susunan pemain kedua tim
Persija: Galih Sudaryono; Fabiano Beltrame, Ngurah Wahyu, Ismed Sofyan (Syahrizal 75'), Johan Alfarizi; Rohit Chan, Amarzuki, M Ilham (Robertino 60'), Anindito; Lam Hok Kei, Emmanuel Kenmogne (Rudi 79').
Cadangan: Andrytany; Syarizal, Ferry Komul, Johan Juansyah, Defri Rizky, Robertino Pugliara, Rudi Setiawan.

Persipura: Yoo Jae Hoon; Otavio Dutra, Bio Paulin, Ruben Sanadi (Ortizan 62'); Ian Louis Kabes (Pahabol 78'), Zah Rahan, Imanuel Wanggai, Lim Jun Sik; Patrich Wanggai (Mandowen 70'), Yustinus Pae, Boaz Solossa.
Cadangan: Ferdiansyah; Ricardo Salampessy, Ortizan Solossa, Victor Pae, Gerald Pangkali, Ferinando Pahabol, Lukas Mandowen
Share this Article on :
Next Prev home
 

© Copyright Viva Persija 2011 - 2012 Powered by Blogger.com.